Cek Penggunaan Dinding Partisi Multiplek Sebelum Membangun Rumah

Posted on

Dinding partisi multiplek merupakan bahan kayu yang populer dalam dunia konstruksi dan furniture. Bahan ini seringkali dikenal sebagai plywood. Multiplek terkenal memiliki kekuatan dan kemampuan untuk menahan perubahan bentuk akibat kelembaban ataupun tekanan. 

Dinding Partisi Multiplek
99.co

Mengenal Dinding Partisi Multiplek untuk Hunian

Dinding multiplek adalah bahan konstruksi kayu yang terdiri dari beberapa lapisan veneer. Bahan ini kemudian direkatkan menggunakan lem perekat di bawah tekanan tinggi. Hasilnya, proses tersebut menciptakan lembaran datar yang kuat dan stabil, cocok untuk konstruksi bangunan hingga pembuatan furniture. 

Karakteristik Dinding Multiplek

Dinding multiplek memiliki beberapa karakteristik yang menjadikannya sebagai pilihan unggul dibandingkan olahan kayu lain. Berikut karakteristik dari dinding multiplek.

  • Kekuatan dan stabilitas: Struktur berlapis pada dinding multiplek mampu memberikan kekuatan ekstra dan stabilitas. Hal ini menjadikannya ideal untuk aplikasi struktural. 
  • Tahan perubahan suhu dan kelembaban: Dinding multiplek dapat menahan perubahan suhu dan kelembaban, tanpa mengalami deformasi yang signifikan. 

Komponen dalam Multiplek

Bahan multiplek bisa digunakan sebagai dinding interior maupun eksterior. Penggunaannya memberikan kekuatan dan kestabilan yang dibutuhkan untuk mendukung struktur bangunan. 

Berikut komponen dalam dinding partisi multiplek yang wajib untuk diperhatikan. 

1. Veneer Kayu

Veneer kayu adalah lapisan dari kayu yang berguna sebagai permukaan pada multiplek. Proses pembuatan veneer melibatkan pemotongan batang kayu menjadi lembaran tipis, kemudian direkatkan pada permukaan multiplek. 

Jenis veneer yang digunakan dalam pembuatan ini termasuk mahoni, jati dan kayu sungkai. Veneer tidak hanya memberikan tampilan yang estetik dan menarik, tapi juga meningkatkan ketahanan bahan terhadap kerusakan fisik dan lingkungan. 

Penggunaan veneer berkualitas tinggi menjadikan dinding multiplek tahan terhadap kelembaban dan perubahan suhu. Hal ini jelas memperpanjang umur pakainya dalam jangka panjang. 

2. Inti Multiplek

Inti dinding multiplek terdiri dari beberapa lembaran veneer yang direkatkan secara silang. Struktur ini menciptakan kekuatan tambahan dan stabilitas pada dinding multiplek. 

Lapisan inti berguna sebagai struktur pendukung utama yang dipengaruhi daya tahan dan kemampuan dalam menahan beban. Adanya lapisan yang direkatkan ulang membuat inti multiplek bisa mengurangi resiko pembengkokan atau keretakan saat ditekan. 

Selain veneer, inti multiplek juga berasal dari bahan lain, seperti serat kayu atau partikel kayu. Bahan ini direkatkan bersama untuk meningkatkan kekuatan dan stabilitas. 

3. Lem Perekat dan Lapisan Permukaan 

Lem perekat pada dinding partisi multiplek biasanya terbuat dari resin fenol formaldehida. Jenis lem ini dikenal memiliki daya rekat yang kuat dan tahan terhadap air. Hal tersebut membuat aplikasi dinding multiplek cocok untuk lingkungan lembab. 

Sebagai informasi, kualitas lem perekat sangat mempengaruhi daya tahan dan kekuatan struktur dari dinding multiplek. Lem berkualitas tinggi bisa memastikan semua lapisan terikat dengan baik, sehingga mencegah delaminasi di masa mendatang. 

Khusus untuk meningkatkan daya tarik visual dan ketahanan terhadap cuaca, permukaan dinding multiplek bisa dilapisi dengan berbagai finishing. Misalnya saja HPL (High-Pressure Laminate) atau melamin. 

Lapisan finishing tersebut tidak hanya menjadikan tampilan dinding lebih menarik saja. Namun juga bisa melindungi permukaan dinding dari goresan dan noda. 

Perbandingan Struktur Dasar Multiplek vs Blockboard

Blockboard adalah papan kayu dari bilah-bilah kayu solid seperti sengon, jabon atau poplar yang disusun sejajar. Kemudian, bahan direkatkan dan ditutup dengan lapisan veneer tipis di kedua sisinya. Inti bilah blockboard biasanya berukuran 2-3 cm dengan lapisan luar veneer tipis 0.5-1 mm. Sementara ketebalannya bisa 12 mm hingga 25 mm. Sementara itu, multiplek adalah bahan dari lapisan tipis kayu yang direkatkan dengan arah serat saling menyilang. Struktur ini membuat multiplek lebih stabil, tidak mudah melengkung dan memiliki kekuatan merata di semua arah. Biasanya, lapisan multiplek ganjil mulai dari 3, 5, 7 atau lebih. Lapisan kayu pada multiplek menggunakan hardwood atau softwood. Sementara itu, ketebalannya bervariasi mulai dari 3 mm sampai 25 mm. 

Melansir dari kanal Youtube Prayogo Woodworking, multiplek terdiri dari banyak lapisan veneer. Karena multilayer, bahan lebih kokoh dibandingkan triplek tipis. Konsumen luar negeri banyak yang menyukai multiplek lantaan tampilan garis layernya yang terlihat rapi di setiap sisi multiplek. 

Dinding partisi multiplek bisa jadi pilihan tepat untuk kebutuhan hunian di lingkungan yang lembab. Sebab, karakteristik bahan ini cenderung awet terhadap perubahan suhu ekstrim di lingkungan tertentu.